Minggu, 27 Maret 2011

Riwayat Singkat Balong Kangungan Dan situs Cagar Budaya Ragawacana

Balong Karamat Ragawacana atau disebut juga Balong Kagungan merupakan satu dari sekian balong kramat yang ada di Kaupaten Kuninga, mengenai sejarah atau riwayat adanya balong kagungan tersebut tidak ada yang tahu persis karena minimnya informasi tentang Balong Kagungan. Namun dari sekian informasi yang diperoleh ada sedikit yang cukup mengarah kepada kebenaran tentang keberadaan Balong Kramat/Balong Kagungan.
Riwayat keberadaan Balong Kagungan tidak bisa dipisahkan dari riwayat terbentuknya atau keberadaan kolam-kolam kramat yang ada di Kabupaten Kuningan terutama Kolam Kramat yang didalmnya hidup Ikan-Ikan Dewa karena menurut cerita / legenda bahwa kolam-kolam itu dibuat oleh satu orang yang mempunyai ilmu tinggi dan dalam waktu yang bersamaan (satu malam).
Kolam-kolam kramat itu adalah :
Balong Darmaloka yang berada di Desa Darma Kec. Darma
Balong Cigugur yang berada di Desa Cigugur Kec. Cigugur
Balong Kagungan yang berada di Desa Ragawacana Kec. Kramatmulya
Balong Ciulan yang berada di desa Maniskidul Kec. Jalaksana
Balong Pasawahan yang berada di Desa Pasawahan Kec. Pasawahan
Balong Linggarjati yang berada di Desa Linggarjati Kec. Cilimus
Balong Cibuntu yang berada di Desa Cibuntu Kec. Mandirancan
Di Ketujuh balong tersebut hidup sejenis Ikan mas yang warnanya keputih-putihan disebut juga oleh masyarakat adalah Ikan Dewa, karena ikan-ikan tersebut terbentuk / tercipta dari tulang belulang (karena ikan mas sisa makan dari si pemuat balong tersebut) yaitu Sunan Geseng atau Syeh Rama Haji Irengan yang merasa lelah setelah memuat balong tersebut, dan dengan izin Allah kerangka ikan kemali hidup layaknya ikan-ikan biasa yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan Ikan Dewa.
Situs Balongan Kagungan terletak di Desa Ragawacana Kec. Kramatmulya, situs tersebut terletak di sebelah barat perkampungan penduduk dengan luas ±4.550 m2 berada dibawah pohon-pohon yang besar dan semak-semak, disampingnya terdapat kolam ikan yang ikannya dikeramatkan (ikan Dewa) karena danya mata air.
Pada Situs Balong Kagungan pernah ada bangunan kecil dengan kayu yang terukir, sebagian masih ada disamping masjid Desa Ragawacana.
Situs Balong Kagungan hasil penelitian Arkeologi benda cagar budaya yang ada di bawah pohon yang besar adalah peninggalan dari masa tradisi Megalitikum, masa pra sejarah berupa :
Batu Meja (Dolmen) yang mengarah Timur Barat dengan ukuran 2 x 1 x 40 cm
Batu Tegak (Menhir) terletak disebelah batu meja
Batu Dakon (Batu berlubang lebih dari satu) berdekatan dengan batu meja
Pragmen Area dari terakota (tanah liat)
Situs Balong Kagungan kesemuanya merupakan benda cagar budaya yang dilindungi dan dipelihara.


SITUS CIKANCANA
Situs Cikancana terletak di Desa Ragawacana Kec. Kramatmulya situs tersebut terletak di perkampungan masyarakat dan luasnya tidak begitu luas ± 20 m2 tepatnya dipinggir kolam dan dibelakang mushola. Situs Cikancana terletak pula disebelah timur dari situs Balong Kagungan dan masih berkaitan dengan Situs Balong Kagungan .
Pada Situs Balong Kagungan terdapat data peninggalna Arkeologi dari masa tradisi Megalitikum (pra sejarah) yang berkaitan dengan pemujaan akan roh nenek moyangnya berupa :
Menhir (Batu Tegak) yang terdiri dibelakang mushola dan diawah pohon
Batu Lumpang terletak di pinggir kolam dalam keadaan utuh
Berikut Kuncen / Juru Pelihara yang pernah memelihara Situs Cagar Budaya Ragawacana :
Bapak Kresna
Bapak Sura Saman
Bapak Madhalim
Bapak Sanusi
Bapak Sudiana sampai sekarang
Di Desa Ragawacana Kec. Kramatmulya terdiri dua situs peninggalan kepurbakalaan yaitu Situs Balong Kagungan dan Situs Cikancana, benda cagar budaya tersebut dilindungi dan dipelihara.
Keterangan :
Balong Kagungan dikelola oleh Pemerintah Desa Ragawacana beralamat di Dusun Puhun Rt. 07 Rw. 02 Desa Ragawacana Kec. Kramatmulya Kab. Kuningan Jawa Barat.
Fasilitas :
Belum ada fasilitas apapun seagai daya tarik obyek wisata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar